Arsip untuk November, 2008

PROFILE RADIO KOMUNITAS STALLON FM PAYAKUMBUH

LATAR BELAKANG RAKOM STALLON FM

Rakom Stallon fm berangkat dari radio hobi. Simen Hadi pimpinan Stallon fm juga sebagai teknisi di Stallon fm.

Awalnya keinginan Simen untuk merakit pemancar fm dimulai semenjak Simen masih menjalani pendidikan di STM.

praktek demi praktek,akhirnya baru bisa membuat pemancar fm 50 watt yang boleh dikatakan sudah hampir memenuhi standar ditahun 2004 dan waktu itu stallon fm masih bernama EXSPERIMENT FM.

Dulunya Simen disamping siaran di FM juga ngebrik di jalur 80 meter band,dan akhirnya ber QRO dengan Bapak Agus sumarso(pengelola Rakom WAHANA FM di mentawai) beliau juga siaran di fm dan telah bergabung dengan JRKSB.Dari sinilah Simen tau adanya JRKSB akhirnya EXSPERIMENT FM gabung dengan JRKSB,dan ganti nama dengan STALLON FM

SETELAH GABUNG DI JRKSB & JRKI

Setelah gabung di jrksb,Simen mulai berfikir agar stallon fm bisa terus mengudara (tidak lagi radio praktek)

untuk pemasukan Stallon fm,beberapa pengelola stallon fm menggelar acara kartu request yang dijual dengan harga Rp 250 kemudian Rp 500.

Selang beberapa waktu berjalan akhirnya ada undangan dari pengurus JRKSB untuk menghadiri acara konsolidasi rakom sumbar

dari situlah mulai mempelajari tentang rakom.sayangnya setelah itu tidak ada lagi kegiatan JRKSB sehingga Simen mempelajari sendiri tentang rakom dengan bertanya ke bapak Marzuni,bapak Agus sumarsono,bapak Jufri,dan bapak Munadi.Sedikit demi sedikit akhirnya bertambah juga wawasan Simen dalam mengelola sebuah rakom.dan kemudian mengisi data base JRKI

STALLON FM ADALAH RADIO KOMUNITAS USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM)

Sebagai radio komunitas,tentunya Stallon fm juga harus mencari komunitas.melihat jorong taratak adalah sebuah desa kerajinan anyaman mensiang,disini disebut degan nama kombuik.(mensiang di tasikmalaya disebut degan mendong)

yang mana usaha tersebut termasuk UMKM,dan boleh dikatakan masih banyaknya masyarakat hidup miskin,maka Simen menjadikan Stallonfm sebagai radio komunitas UMKM.dan Simen bersama pengelola stallon fm yang lain mulai menghadirkan informasi seputar umkm,berita dan lain lain.yang sebelumnya format acara di Stallon fm hanya bersifat hiburan.tentunya tanpa adanya informasi radio belum membawa mamfaat,mamfaatnya hanya sebagai media hiburan,belum menambah pengetahuan untuk masyarakat.

PENYIAR STALLON FM

Penyiar tetap di Stallon fm ;Simen Hadi (Emen nama udara),Anggi taofano fajri (Evant,nama udara),okta romi wenestia(Chania nama udara).Namun yang sering siaran Hanya evant yang masih ber status single.Rata rata mulai jam 2 sampai jam 6,kemudian dari jam 8 sampai jam 11 malam.emen & chania hanya mengisi acara pada waktu evant nya tidak datang ke studio Stallon fm atau pada acara acara tertentu.evant yang masih single menghabiskan hari harinya siaran di stallon fm walaupun dengan gaji yang belum memadai,tapi karna mempunyai hobi dipenyiaran yang tinggi untuk gaji tidak masalah.untuk gaji berdasarkan dari porsentase pemasukan perbulan,jadi besarnya perbulan tidak tetap.

ACARA RUTIN DI STALLON FM

Stallon fm setiap harinya mulai mengudara dari jam 11 siang sampai jam 11 malam.awal mengudara hanya menghadirkan lagu lagu minang belum ada suara penyiarnya.sekitar jam 1siang baru ada suara penyiar di stallon fm dengan acara requestan disertai tips tips pendek.

Jam 3 sore dan 8 malam Stallon fm menghadirkan INFO STALLON FM,disini info yang dihadirkan dominan tentang membangun usaha,dan lain lain nya yang dirasa dibutuhkan oleh masyarakat.untuk sumber info stallon fm,dulunya bersumber dari koran,tabloid dan majalah.sekarang disamping koran,tabloid dan majalah info Stallon fm bersumber dari internet,karna topik apapun yang dibutuhkan,gampang mencarinya.

Jam 9 malam sampai jam 11,stallon fm menghadirkan acara HALLO STALLON FM (suara penelpon di udarakan).

Selasa malam khusus menghadirkan Lagu minang klasik seperti saluang klasik,rabab pasisia,Randai,salawat dulang,dan lagu sejenis.

Jam 7 sore merelay berita dari salah satu radio satelit.

Beberapa Kegiatan STALLON FM

Stallon fm pernah meliput acara secara langsung (live) dari lapangan diantaranya :

- pembukaan latihan anyaman sistem tenunan di Taratak (program PNPM mandiri),yang dibuka oleh bupati Kab 50 kota,

- penutupan latihan anyaman sistem tenunan,yang di tutup oleh salah seorang dari dekranasda sumbar,ketua DPRD 50 kota,dan

- wakil bupati beserta rombongan.

- kunjungan ketua dekranasda sumbar, Ny Vita Gamawan fauzi ke sentra kerajinan anyaman di Taratak.

- Liputan perpisahan MTI tabek gadang sekaligus PILDACIL yang diselenggarakan oleh MTI tabek gadang.liputan dalam bentuk

- rekaman kemudian disiarkan diradio.

- Acara yang pernah diselenggarakan di studio stallon fm diantaranya:

- Dialog interaktif dengan narasumber ketua koperasi dan UKM Kab 50 kota,mantan koperindag dan pengelola perusahaan daerah

- kerjasama dengan Depkominfo.

- Acara Anak TK diradio yang di isi oleh 2 TK di kenagarian kubang.

- Muhadarah yang diisi oleh MDA/MIS di Taratak

PENGELOLA STALLON FM MENGENAL INTERNET

Sebelumnya Stallon fm belum mengenal internet.jangankan internet,komputer pun belum.Siaran hanya memakai 2 buah DVD player .Setahun belakangan Stallon fm baru siaran memakai komputer.setelah bisa mengoperasikan komputer,ada juga keinginan untuk bisa internetan,tapi belum begitu paham internet.kemudian Simen kedatangan teman lama Edi Chandra (mr.cull nama udara) yang baru saja pulang dari rantau yang sudah berpengalaman di komputer dan internetan.Setelah mempelajari kemudian langsung buka e-mail (stallonfm@yahoo.co.id) dan cari informasi di internet atau penggunakan segala fasilitas internet.

Kedepan Stallon fm akan selalu berusaha mengadakan perubahan perubahan.Baik acara,peralatan siar,manajement,dll

walaupun lambat,tapi pasti (mudah mudahan).

Radio Komunitas STALLON FM

Jl.Raya taratak KM 1,Taratak Kubang,Kec Guguak,Kab 50 kota

Sumatera Barat

Mail : stallonfm@yahoo.co.id

Komentar (2) »

Harga Rp700 Juta, Sirine Tsunami Ternyata Tidak Anti Petir

PadangKini.com | Selasa, 11/11/2008, 10:02 WIB

PADANG–Sirine tsunami bantuan BMG (Badan Meteologi dan Geofisika) yang di Sumatera Barat dibangun 7 unit sejak 2 tahun lalu, ternyata tidak anti petir.

Ini terbukti setelah sirine untuk Sistem Peringatan Dini Tsunami Indonesia (InaTEWS) yang didirikan di Kota Pariaman hangus disambar petir sekitar dua bulan lalu.

“Ditembak petir menjelang Ramadan kemarin, semua rangkaian alat elektroniknya  dari Jakarta sedang memperbaiki karena karena masih garansi, tapi tidak terkejar lagi untuk bisa diuji coba Selasa (11/11) ini,” kata Ade Edwar, Koordinator Pusat Pengendalian Operasional Penanggulangan Bencana Sumatera Barat kepada PadangKini.com, Selasa (11/11).

Kejadian itu, kata Ade, membuktikan sirine seharga Rp700 juta per unit tersebut tidak dirancang anti petir, karena itu diharapkan bisa diperbaiki dan ditambah agar anti petir. (syof)

Komentar bertahan »

Warga Sumbar Diminta Waspadai Banjir dan Longsor Hingga Desember

PadangKini.com | Selasa, 11/11/2008, 7:50 WIB

PADANG–Sebanyak 19 kabupaten dan kota diminta mewaspadai ancaman longsor dan hingga Desember mendatang karena tingginya curah hujan. Curah hujan di atas rata-rata akan terjadi di sebagian besar daerah di Sumatera Barat terutama di Pesisir Selatan, Padang, dan Pasaman.

Koordinator Pusdalop (Pusat Pengendalian dan Operasional) Kesiagaan Bencana Sumatera Barat Ade Edward, Selasa (11/11) mengatakan, pihaknya telah menerima peringatan bahaya longsor di Sumatera Barat  dari Badan Geologi serta informasi dari BMG Pusat.

“Masyarakat yang tinggal di sekitar bukit yang terjal dan pemukiman yang berjarak 50-100 meter dari sungai diminta waspada dan kalau bisa mengungsi dulu, selain itu kita juga meminta masyarakat memeriksa hulu sungai, air terjun, kalau ada yang tersumbat alirannya oleh kayu tolong bersihkan, agar air tidak merembes ke tanah yang bisa menjadi longsoran lumpur seperti yang terjadi di Malalak Jumat lalu,” kata Ade.

Lereng atau bukit yang pernah longsor diwaspadai, karena longsor selalu kembali terjadi di tempat yang sama dan berulang dengan jangka waktu 4 sampai 5 tahun, seperti di beberapa daerah di Sumatera Barat.

Ia juga meminta Pemda Pesisir Selatan mulai mempersiapkan perahu karet, karena banjir bisa terjadi di daerah Pesisir Selatan yang sudah langganan banjir. Selain tu masayarakat juga diminta membersihkan got dan saluran air untuk antisipasi banjir.

“Gubernur juga sedang membuat surat peringatan dini kepada kepala daerah 19 kabupaten dan kota untuk meminta mewaspadai banjir dan  longsor,” kata Ade Edward. (yanti)

Komentar bertahan »