Warga Sumbar Diminta Waspadai Banjir dan Longsor Hingga Desember

PadangKini.com | Selasa, 11/11/2008, 7:50 WIB

PADANG–Sebanyak 19 kabupaten dan kota diminta mewaspadai ancaman longsor dan hingga Desember mendatang karena tingginya curah hujan. Curah hujan di atas rata-rata akan terjadi di sebagian besar daerah di Sumatera Barat terutama di Pesisir Selatan, Padang, dan Pasaman.

Koordinator Pusdalop (Pusat Pengendalian dan Operasional) Kesiagaan Bencana Sumatera Barat Ade Edward, Selasa (11/11) mengatakan, pihaknya telah menerima peringatan bahaya longsor di Sumatera Barat  dari Badan Geologi serta informasi dari BMG Pusat.

“Masyarakat yang tinggal di sekitar bukit yang terjal dan pemukiman yang berjarak 50-100 meter dari sungai diminta waspada dan kalau bisa mengungsi dulu, selain itu kita juga meminta masyarakat memeriksa hulu sungai, air terjun, kalau ada yang tersumbat alirannya oleh kayu tolong bersihkan, agar air tidak merembes ke tanah yang bisa menjadi longsoran lumpur seperti yang terjadi di Malalak Jumat lalu,” kata Ade.

Lereng atau bukit yang pernah longsor diwaspadai, karena longsor selalu kembali terjadi di tempat yang sama dan berulang dengan jangka waktu 4 sampai 5 tahun, seperti di beberapa daerah di Sumatera Barat.

Ia juga meminta Pemda Pesisir Selatan mulai mempersiapkan perahu karet, karena banjir bisa terjadi di daerah Pesisir Selatan yang sudah langganan banjir. Selain tu masayarakat juga diminta membersihkan got dan saluran air untuk antisipasi banjir.

“Gubernur juga sedang membuat surat peringatan dini kepada kepala daerah 19 kabupaten dan kota untuk meminta mewaspadai banjir dan  longsor,” kata Ade Edward. (yanti)

Ungkapkan pendapat Anda